Latihan Militer Gabungan China, Rusia, dan Iran Dimulai di Afrika Selatan
Polhukam.id - Armada kapal perang dari tiga kekuatan global, yaitu China, Rusia, dan Iran, telah tiba di perairan Afrika Selatan pada Jumat, 9 Januari 2026. Kedatangan mereka menandai dimulainya latihan angkatan laut bersama yang direncanakan berlangsung selama seminggu, hingga 16 Januari 2026.
Latar Belakang Ketegangan Geopolitik
Latihan militer trilateral ini digelar di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama menyusul intervensi militer Amerika Serikat di Venezuela dan penangkapan mantan Presiden Nicolas Maduro. Kehadiran tiga negara yang sering berseberangan dengan blok Barat ini menarik perhatian dunia.
Tujuan dan Agenda Latihan
Menurut pernyataan resmi Kementerian Pertahanan China, latihan ini bertujuan untuk melindungi jalur pelayaran vital dan mendukung kegiatan ekonomi maritim. Upacara pembukaan resmi digelar pada Sabtu, 10 Januari 2026.
Agenda latihan akan mencakup berbagai skenario operasional, termasuk pelatihan serangan terhadap target maritim dan operasi penyelamatan kontra-terorisme. Latihan ini dirancang untuk meningkatkan interoperabilitas dan kesiapan tempur angkatan laut ketiga negara.
Artikel Terkait
AS Perluas Operasi: Buru Kapal Tanker Iran Sampai ke Samudera Pasifik, Apa Dampaknya?
Iran Berencana Tarik Tol Rp257 Triliun di Selat Hormuz: Mampukah Hadapi Penolakan AS?
Gempuran 11 Kota Lebanon Menit Terakhir Jelang Gencatan Senjata, Hizbullah Langsung Balas Dendam
Dubes Rusia Bongkar Fakta: AS & Israel Dituding Jadi Dalang Eskalasi Konflik Timur Tengah