AS Perintahkan Warga Segera Tinggalkan Venezuela, Ada Laporan Kelompok Bersenjata
Pemerintah Amerika Serikat secara resmi mendesak seluruh warganya untuk segera meninggalkan Venezuela. Imbauan darurat ini dikeluarkan menyusul laporan intelijen mengenai adanya kelompok paramiliter bersenjata yang aktif memburu warga negara AS di sana.
Latar Belakang: Peringatan Keamanan AS dan Operasi Militer
Peringatan keamanan dari Departemen Luar Negeri AS ini muncul sekitar satu pekan setelah operasi militer yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, di Caracas. Dalam pernyataannya, AS menyebut kelompok milisi pro-pemerintah yang dikenal sebagai "colectivos" tengah mendirikan pos-pos pemeriksaan dan memeriksa kendaraan untuk mengidentifikasi warga Amerika atau pihak yang dianggap mendukung mereka.
"Warga negara AS di Venezuela harus segera meninggalkan negara tersebut. Warga harus tetap waspada dan berhati-hati saat bepergian melalui jalan darat," bunyi peringatan resmi yang dikutip dari The Guardian, Minggu, 11 Januari 2026.
Artikel Terkait
Ledakan di Kabul 2026: Pakistan Bombardir Afghanistan, Gencatan Senjata Hancur!
Trump Tuntut Deportasi Anggota Kongres AS: Mungkinkah Hukum Dikalahkan?
Iran Tuduh AS & Israel Pakai Propaganda Nazi Goebbels: Apa Target Sebenarnya di Balik Isu Nuklir?
Blok Sunni Baru Pimpinan Turki-Mesir: Ancaman Nuklir yang Lebih Menakutkan dari Iran bagi Israel?