Ketegangan di Timur Tengah langsung berdampak pada pasar global. Harga minyak mentah Brent melonjak hingga 13%, mencapai level tertinggi dalam 14 bulan di angka 82 dolar AS per barel. Lonjakan ini dipicu oleh kekhawatiran atas penutupan Selat Hormuz, jalur perdagangan minyak vital dunia.
Korban Sipil Meningkat dan Gangguan Penerbangan
Korban jiwa di kalangan sipil terus berjatuhan. Media pemerintah Iran melaporkan korban tewas dalam serangan ke sebuah sekolah dasar putri di Minab meningkat menjadi hampir 150 orang. Perang juga menyebabkan kekacauan di industri penerbangan, dengan banyak negara menutup wilayah udaranya dan bandara utama menghentikan operasi.
Gelombang Serangan Baru dan Dampak ke Negara Lain
Israel mengeluarkan perintah pengungsian untuk puluhan kota di Lebanon dan mengumumkan serangan baru di Teheran. Konflik juga merambat ke negara lain; satu orang dilaporkan tewas di Bahrain akibat serangan balasan Iran, dan ledakan terjadi di dekat Baghdad, Irak. Beberapa negara Arab mengeluarkan pernyataan bersama mengutuk serangan Iran.
Situasi di Timur Tengah masih terus berkembang dengan ketegangan yang semakin meningkat dan dampak yang meluas ke berbagai sektor global.
Artikel Terkait
Iran Berencana Tarik Tol Rp257 Triliun di Selat Hormuz: Mampukah Hadapi Penolakan AS?
Gempuran 11 Kota Lebanon Menit Terakhir Jelang Gencatan Senjata, Hizbullah Langsung Balas Dendam
Dubes Rusia Bongkar Fakta: AS & Israel Dituding Jadi Dalang Eskalasi Konflik Timur Tengah
Iran Bongkar Jaringan Mossad: 35 Agen Teroris & Senjata Diamankan, Begini Modus Operasinya!