"Insya Allah besok saya akan rapat terlebih dahulu dengan Dewan Energi Nasional. Setelah itu, baru saya laporkan hasilnya," ucapnya.
Analisis mendalam akan disusun bersama DEN untuk menjadi dasar kebijakan strategis lebih lanjut. Meski demikian, Bahlil menegaskan bahwa kondisi cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional masih dalam kondisi terkendali.
"Stok BBM kita masih cukup untuk kebutuhan sekitar 20 hari ke depan," tegas Menteri Bahlil.
Penyebab dan Dampak Strategis Penutupan Selat Hormuz
Keputusan Iran menutup Selat Hormuz merupakan respons atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan yang diklaim melibatkan Amerika Serikat dan Israel.
Ini merupakan tindakan pertama kalinya sejak konflik dengan Israel pada 1979. Selat Hormuz adalah jalur pelayaran paling vital di dunia, yang dilalui oleh sekitar 20% pasokan minyak bumi dan gas alam global. Penutupan ini berpotensi menyebabkan gejolak harga dan kelangkaan energi di pasar internasional.
Artikel Terkait
Iran Berencana Tarik Tol Rp257 Triliun di Selat Hormuz: Mampukah Hadapi Penolakan AS?
Gempuran 11 Kota Lebanon Menit Terakhir Jelang Gencatan Senjata, Hizbullah Langsung Balas Dendam
Dubes Rusia Bongkar Fakta: AS & Israel Dituding Jadi Dalang Eskalasi Konflik Timur Tengah
Iran Bongkar Jaringan Mossad: 35 Agen Teroris & Senjata Diamankan, Begini Modus Operasinya!