Pemerintah Antisipasi Dampak Penutupan Selat Hormuz pada Pasokan Minyak
POLHUKAM.ID - Pemerintah Indonesia mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi dampak penutupan Selat Hormuz oleh Iran terhadap stabilitas pasokan dan harga energi global.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (2/3/2026). Pertemuan ini membahas kondisi terkini dan langkah mitigasi untuk menjaga keamanan pasokan minyak nasional.
"Pertemuan ini menyangkut kondisi geopolitik terbaru, yaitu penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Kami harus mengantisipasi dampaknya pada pasokan minyak dunia, mengingat Indonesia masih melakukan impor, terutama menjelang periode Lebaran," jelas Bahlil usai bertemu Presiden.
Rapat Dewan Energi Nasional untuk Susun Rekomendasi
Sebagai langkah antisipatif, Bahlil menyatakan akan segera menggelar rapat bersama Dewan Energi Nasional (DEN) sebelum menyampaikan rekomendasi kebijakan resmi kepada Presiden Prabowo Subianto.
Artikel Terkait
Iran Berencana Tarik Tol Rp257 Triliun di Selat Hormuz: Mampukah Hadapi Penolakan AS?
Gempuran 11 Kota Lebanon Menit Terakhir Jelang Gencatan Senjata, Hizbullah Langsung Balas Dendam
Dubes Rusia Bongkar Fakta: AS & Israel Dituding Jadi Dalang Eskalasi Konflik Timur Tengah
Iran Bongkar Jaringan Mossad: 35 Agen Teroris & Senjata Diamankan, Begini Modus Operasinya!