Bunker Israel Ternyata Rapuh? Kesaksian Jurnalis India Ungkap Fakta di Lapangan
Dalam sebuah video viral, jurnalis India dari Sadhna News, Braj Mohan Singh, membagikan kesaksian mengejutkan tentang rapuhnya sistem bunker Israel. Klaim Israel bahwa bunker-bunker tersebut mampu melindungi warga dari serangan rudal, seperti dari Iran, dipertanyakan kebenarannya.
Singh berada di Israel dari 28 Februari hingga 6 Maret 2026. Ia mengungkapkan, selama di sana ia mengalami perlakuan rasis dari warga setempat. "Saat rudal datang, ia tidak melihat apakah Anda orang India atau Israel," ujarnya.
Bunker Dalam 100 Kaki pun Tak Menjamin Keselamatan
Jurnalis India itu dengan tegas menyanggah narasi perlindungan bunker. "Itu hanya retorika bahwa bunker melindungi Anda," katanya. Ia mengklaim menyaksikan langsung orang-orang tewas di dalam bunker sedalam 100 kaki, sebuah fakta yang menurutnya sengaja disembunyikan oleh otoritas Israel.
Kebebasan Pers Terbatas dan Informasi yang Dirahasiakan
Singh juga membandingkan kebebasan pers di India dan Israel. Menurutnya, pemerintah Israel sangat tertutup. Jurnalis dilarang merekam korban meninggal atau mengunjungi rumah sakit pasca serangan.
"Ketika suatu insiden terjadi, kami tidak diberi detail lokasinya. Keesokan harinya, kami diberitahu hanya ada satu korban. Namun warga lokal mengatakan ada empat rumah hancur dan semua penghuninya meninggal, yang menunjukkan insiden besar," paparnya, menyoroti disparitas informasi.
Artikel Terkait
Rusia Bocorkan Data Rahasia AS ke Iran? Ini Dampak Mengerikan yang Bisa Terjadi
Iron Dome Jebol! Iran Hantam Tel Aviv dengan Rudal Klaster, Bandara Ben Gurion Terbakar
Reza Pahlavi Serukan Perang Salib ke Eropa: Prank Rusia yang Bisa Picu Perang Dunia?
Iran Lancarkan Serangan Drone & Rudal ke Teluk: Target Israel dan AS, Bagaimana 3 Negara Ini Gagalkan Serangan?