Krisis Teluk Meledak: Bagaimana UEA & Qatar Hancurkan 27 Rudal dan Drone Iran dalam Satu Malam?

- Selasa, 10 Maret 2026 | 08:50 WIB
Krisis Teluk Meledak: Bagaimana UEA & Qatar Hancurkan 27 Rudal dan Drone Iran dalam Satu Malam?

Pencegatan ini terjadi setelah insiden memilikan di Kabupaten Al-Kharj, dimana sebuah proyektil jatuh di kawasan permukiman dan menewaskan dua warga Bangladesh serta melukai 12 lainnya.

Kecaman Keras dan Ancaman Konsekuensi dari Arab Saudi

Pemerintah Arab Saudi secara resmi mengecam keras kampanye agresi berkelanjutan Iran terhadap negara-negara GCC. Dalam pernyataan tegas, Kementerian Luar Negeri Saudi memperingatkan bahwa eskalasi ini justru akan menghancurkan Iran sendiri.

Arab Saudi menegaskan bahwa jika Iran terus melanjutkan serangannya, mereka akan menanggung konsekuensi diplomatik, ekonomi, dan strategis yang paling berat serta menjadi pihak yang paling dirugikan. Kerajaan juga menyatakan solidaritas penuh dan dukungan bagi Kuwait dan UEA.

Protes Diplomatik Kuwait

Menanggapi serangan yang berlanjut, Kuwait mengambil langkah diplomatik tegas. Kementerian Luar Negeri Kuwait untuk kedua kalinya memanggil Duta Besar Iran, Mohammad Toutounchi, sebagai bentuk protes.

Kuwait menegaskan bahwa serangan ini merupakan pelanggaran nyata terhadap kedaulatan dan hukum internasional, terutama yang menargetkan fasilitas sipil vital. Mereka juga menekankan hak negara mereka untuk membela diri sesuai Piagam PBB.

Krisis keamanan di Teluk ini terus dipantau ketat oleh komunitas internasional, dengan kekhawatiran akan potensi eskalasi yang lebih luas.

Halaman:

Komentar