Pesan Pertama dan Ancaman terhadap Pangkalan AS
Di tengah kabar tentang kesehatannya, Press TV pada Kamis waktu setempat menyiarkan pesan pertama Mojtaba Khamenei kepada publik, meski ia tidak muncul secara langsung.
Dalam pesannya, ia menyerukan persatuan nasional dan menegaskan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup sebagai bentuk tekanan terhadap musuh-musuh Iran. Ancaman langsung juga dilayangkan terhadap kehadiran militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
"Semua pangkalan AS di kawasan harus segera ditutup atau akan diserang," tegas pernyataan yang dilansir oleh Al Jazeera tersebut.
Dukungan untuk Kelompok Bersenjata dan Apresiasi ke Militer Iran
Mojtaba Khamenei juga menyebutkan bahwa kelompok bersenjata di Yaman dan Irak siap memainkan peran penting dalam membantu Iran melawan tekanan dari luar. Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada militer Iran yang dianggapnya telah berhasil menjaga kedaulatan dan keutuhan negara.
"Saya ingin berterima kasih kepada para pejuang pemberani yang melakukan pekerjaan besar pada saat negara kita berada di bawah tekanan dan diserang," kata Mojtaba dalam pesannya.
Informasi lebih lanjut masih terus berkembang seiring dengan situasi politik dan keamanan yang dinamis di Iran dan kawasan.
Artikel Terkait
Kanselir Jerman Bongkar Kekalahan Memalukan AS: Iran Menang Telak di Meja Negosiasi!
Motif Penembakan di Acara Trump Terungkap: Pelaku Sebut Target Pejabat AS dari Peringkat Tertinggi
Isi Catatan Pelaku Penembakan di Jamuan Trump: Kemarahan ke Kebijakan Pemerintah AS hingga Daftar Target Prioritas
Sosok di Balik Penembakan di Acara Trump: Guru Lulusan Kampus Elite, Pendiam, dan Mantan Relawan Demokrat