Serangan Drone Bunuh Diri di Dubai
Secara bersamaan, IRGC juga mengerahkan drone bunuh diri untuk menargetkan personel peluncur drone AS yang berada di pantai Dubai. Serangan gabungan ini diklaim tidak hanya menenggelamkan kapal-kapal perang, tetapi juga menewaskan "sejumlah besar teroris Amerika," menurut istilah yang digunakan dalam pernyataan mereka.
Eskalasi Setelah Serangan ke Arab Saudi
Klaim serangan terbaru ini terjadi setelah Iran sebelumnya melancarkan serangan rudal yang menghantam Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi. Serangan itu dilaporkan melukai 10 tentara AS, dengan dua di antaranya menderita luka serius, serta menyebabkan kerusakan pada sejumlah pesawat pengisi bahan bakar milik AS.
Mengutip laporan The Wall Street Journal, serangan ke Arab Saudi tidak hanya melibatkan rudal balistik, tetapi juga kawanan pesawat tanpa awak (drone), menunjukkan pola serangan hybrid yang kompleks.
Kata kunci artikel: Iran vs AS, IRGC, Kapal Taktis AS hancur, Operasi True Promise 4, Serangan Dubai, Serangan Kuwait, Rudal Qadr 380, Drone bunuh diri, Konflik Iran Amerika, Berita Militer Terkini.
Artikel Terkait
7 Kapal Tanker Malaysia Terjebak di Selat Hormuz: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Trump Sebut MBS Kissing My Ass: Fakta di Balik Pernyataan Kasar yang Menggemparkan
Lebih dari 300 Tentara AS Terluka: Mengapa Cedera Otak Jadi Ancaman Tersembunyi Perang Modern?
Mantan Direktur PBB Mundur Drastis: Dunia Sudah di Ambang Perang Nuklir, Ini Buktinya!