Konflik yang pecah pada 28 Februari telah menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit. Hingga laporan ini dirilis, total 6.594 orang telah dirawat di berbagai rumah sakit. Dari jumlah tersebut, 124 orang masih harus menjalani perawatan intensif hingga saat ini.
Penyebab Cedera yang Dialami Korban
Kementerian Kesehatan Israel tidak merinci secara spesifik penyebab luka setiap korban. Namun, pihak berwenang menyatakan bahwa sebagian besar cedera tidak hanya disebabkan oleh serangan langsung, seperti rudal dari Iran atau roket dari Lebanon.
Banyak laporan menunjukkan bahwa cedera justru terjadi saat warga sipil berlari mencari perlindungan ke bunker atau tempat aman, yang mengakibatkan jatuh, terpeleset, atau kecelakaan lainnya. Data korban ini mencakup baik warga sipil maupun personel militer yang bertugas.
Update data korban ini menunjukkan dampak luas dan berkelanjutan dari ketegangan militer di wilayah tersebut, di mana korban tidak hanya berasal dari medan tempur langsung tetapi juga dari situasi darurat dan kepanikan yang menyertainya.
Artikel Terkait
Trump Klaim Hancurkan Jembatan Iran: Ancaman Serang Infrastruktur Hingga ke Zaman Batu
Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS Lagi: Benarkah Jet Siluman Terhebat AS Mulai Rontok?
Dubes Iran Peringatkan: Rudal Israel Tak Pilih Sunni atau Syiah, Saatnya Bersatu!
Misteri 32 Tahun Terpecahkan: Gadis Arizona yang Hilang Saat Remaja Ditemukan Hidup!