Serangan ini menandai pergeseran drastis strategi tempur, dari menyasar objek militer menjadi menyasar urat nadi ekonomi dan mobilitas sipil Iran.
Respon Keras Iran: AS Alami Keruntuhan Moral
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, bereaksi keras. Melalui akun X, ia menyebut tindakan AS sebagai bentuk "kekalahan dan keruntuhan moral" yang tidak akan membuat rakyat Iran menyerah.
"Setiap jembatan dan bangunan akan dibangun kembali lebih kuat. Yang tidak akan pernah pulih adalah kerusakan pada reputasi Amerika," tegas Araqchi. Ia menilai serangan terhadap struktur yang belum selesai menunjukkan kepanikan pihak musuh.
Eskalasi Mengkhawatirkan dan Ancaman bagi Warga Sipil
Dunia kini menanti dengan cemas. Ancaman Trump terhadap pembangkit listrik membayangi jutaan warga sipil Iran yang bisa hidup dalam kegelapan jika eskalasi terus berlanjut. Retorika "kembali ke zaman batu" Trump semakin meningkatkan ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Artikel Terkait
Korban Israel-Iran Tembus 6.500 Jiwa: Data Mengejutkan dari Kemenkes Israel!
Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS Lagi: Benarkah Jet Siluman Terhebat AS Mulai Rontok?
Dubes Iran Peringatkan: Rudal Israel Tak Pilih Sunni atau Syiah, Saatnya Bersatu!
Misteri 32 Tahun Terpecahkan: Gadis Arizona yang Hilang Saat Remaja Ditemukan Hidup!