Respons Iran dan Kendala Perdamaian
Ancaman Trump ini muncul di tengah respons keras pejabat Iran yang menilai perundingan damai menjadi tidak masuk akal pasca serangan besar Israel ke Lebanon. Ketegangan ini dinilai semakin memperumit jalan menuju perdamaian permanen antara Washington dan Teheran.
Beda Pandang Soal Program Nuklir Iran
Perbedaan pandangan mendasar juga muncul dalam isu program nuklir Iran. Donald Trump mengklaim bahwa Iran telah menyetujui penghentian pengayaan uranium. Namun, pernyataan ini dibantah oleh Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, yang menegaskan hak negaranya untuk melanjutkan program nuklir sesuai kesepakatan yang ada.
Trump menambahkan poin dalam kesepakatannya, bahwa tidak akan ada senjata nuklir dan menjamin keamanan serta keterbukaan Selat Hormuz bagi lalu lintas global, meski banyak pernyataan yang bertentangan beredar.
Artikel Terkait
Kisah Tragis Ahmed al-Helou: Bocah Palestina yang Tak Bisa Bicara Usai Disiksa Tentara Israel
112 Tewas di Beirut: Gencatan Senjata Israel Gagal atau Sengaja Dilanggar?
Intelijen Rusia Bongkar Proyek Rahasia Nuklir Uni Eropa: Perlombaan Senjata Baru Dimulai?
Ranjau Laut Selat Hormuz: Iran Buka Jalur Rahasia, Apa Dampaknya Bagi Dunia?