Dubes Rusia Kritik Keras AS dan Israel: Dinilai Perburuk Konflik Timur Tengah
POLHUKAM.ID - Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, mengeluarkan pernyataan keras yang menyoroti peran Amerika Serikat dan Israel dalam memperburuk eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan ini disampaikan dalam forum "Ambassador and Expert Talk: The Middle East Conflict and the Future of the Multipolar World" di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Pelanggaran Hukum Internasional dan Prinsip Kedaulatan
Tolchenov menilai tindakan militer terhadap Iran sebagai pemicu utama ketegangan. Ia menegaskan bahwa langkah-langkah yang diambil AS dan Israel bertentangan dengan prinsip dasar hukum internasional, termasuk penghormatan terhadap kedaulatan negara.
"Intinya adalah bahwa Piagam PBB telah berulang kali diabaikan, serta prinsip-prinsip kedaulatan dan non-intervensi. Tindakan-tindakan tersebut sama sekali tidak dapat dibenarkan dan mengarah pada eskalasi berbahaya yang konsekuensinya dapat meluas," tegasnya.
Pendekatan Sepihak untuk Pertahankan Dominasi Global
Dubes Rusia itu juga mengkritik pendekatan Amerika Serikat yang dinilai cenderung mengedepankan kekuatan dan bersifat sepihak. Menurut analisanya, langkah ini terkait dengan upaya mempertahankan dominasi global serta menguasai jalur energi dan transportasi strategis di kawasan.
Serangan terhadap fasilitas di wilayah negara berdaulat, dalam pandangannya, tidak bisa dibenarkan dan justru merusak stabilitas regional.
Artikel Terkait
Iran Bongkar Jaringan Mossad: 35 Agen Teroris & Senjata Diamankan, Begini Modus Operasinya!
Trump Buka Permanen Selat Hormuz: Benarkah Ada Kesepakatan Rahasia dengan China?
Ledakan Dahsyat di Kilang Geelong: Pasokan Bensin Australia Terancam Lumpuh?
Selat Hormuz Tetap Ramai: Blokade AS Gagal Hentikan 2.000 Kapal?