Selat Hormuz Dibuka Lagi: Benarkah Blokade AS dan Ancaman Iran Sudah Berakhir?

- Sabtu, 18 April 2026 | 10:25 WIB
Selat Hormuz Dibuka Lagi: Benarkah Blokade AS dan Ancaman Iran Sudah Berakhir?

Pernyataan Trump langsung dibantah oleh Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf. Ghalibaf menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak akan benar-benar terbuka selama tekanan dan blokade dari AS masih terus berlangsung.

Kondisi di Lapangan Masih Belum Stabil

Data pelacakan kapal menunjukkan situasi yang belum sepenuhnya normal. Sejumlah kapal tanker dilaporkan sempat mencoba keluar dari selat, namun harus berbalik arah karena belum memperoleh izin resmi untuk melintas. Fakta ini mengindikasikan bahwa pembukaan jalur masih bersifat terbatas dan terkendali.

Kebijakan Selektif dan Ancaman Penutupan Kembali

Media Iran yang berafiliasi dengan Garda Revolusi menyebut kebijakan ini bersifat selektif. Kapal komersial diwajibkan berkoordinasi penuh, sementara kapal dari negara yang dianggap bermusuhan berpotensi besar untuk ditolak. Iran juga mengisyaratkan kemungkinan menutup kembali selat secara sepihak jika tekanan militer dari AS terus berlanjut.

Latar Belakang Ketegangan Kawasan

Kebijakan ini muncul di tengah gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon. Konflik Israel dan Hizbullah, yang merupakan sekutu utama Iran, menjadi pemicu utama ketegangan di kawasan. Sementara itu, jalan buntu masih menyelimuti upaya diplomasi antara AS dan Iran setelah kegagalan perundingan untuk mencapai kesepakatan permanen.

Halaman:

Komentar