Eskalasi Konflik Meski Gencatan Senjata Berlaku
Meskipun gencatan senjata selama 10 hari yang dimediasi oleh mantan Presiden AS Donald Trump telah berlaku di Lebanon sejak 17 April, pasukan Israel justru meningkatkan intensitas serangan. Serangan artileri mereka menghancurkan rumah-rumah penduduk dan infrastruktur di beberapa kota di Lebanon selatan.
Dampak Konflik dan Korban Jiwa
Eskalasi serangan Israel ke Lebanon yang dimulai sejak 2 Maret telah mengakibatkan korban jiwa yang signifikan. Data menyebutkan 2.454 orang tewas dan 7.658 lainnya luka-luka. Konflik ini juga memaksa lebih dari 1 juta warga Lebanon selatan untuk mengungsi meninggalkan rumah mereka.
Perundingan Damai Lebanon-Israel
Dalam upaya meredakan ketegangan, Lebanon dan Israel menggelar perundingan tingkat duta besar di Washington DC pada 15 April. Pertemuan ini menandai dialog langsung pertama antara delegasi kedua negara dalam kurun waktu 43 tahun terakhir. Kedua pihak dijadwalkan untuk melanjutkan perundingan dalam putaran kedua yang juga akan diselenggarakan di Washington DC.
Artikel Terkait
Israel Duduki RS Indonesia di Gaza, Kibarkan Spanduk Rising Lion: Apa Makna Sandi Perang Rahasia Ini?
Intelijen AS Bocorkan Fakta Mengejutkan: Iran Masih Punya Ribuan Rudal & Drone untuk Perang Jangka Panjang
Kongres AS Buka Suara: 11 Ilmuwan Misterius Tewas, Ada Apa di Balik Program Rahasia Pentagon?
Iran Tolak Damai, Trump Ancam Serang: Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?