POLHUKAM.ID - Mantan dewan OpenAI, Shivon Zilis, mengungkap kisah di balik hubungan pribadinya dengan Elon Musk yang berujung pada kelahiran empat anak. Dalam kesaksiannya di pengadilan federal Oakland, Zilis menjelaskan bagaimana ia menerima tawaran donasi sperma dari sang triliuner di tengah gugatan Musk yang berupaya membatalkan perubahan status OpenAI menjadi perusahaan berorientasi laba.
Kesaksian Zilis berfokus pada perannya dalam diskusi awal bersama Musk mengenai transformasi OpenAI menjadi entitas profit, serta awal mula keterlibatan pribadinya dengan Musk saat ia masih menjabat sebagai penasihat di perusahaan AI tersebut.
"Saya sangat ingin menjadi seorang ibu dan Elon memberikan tawaran pada saat itu, dan saya pun menerimanya," ujar Zilis. Ia menambahkan bahwa pada tahun 2020, Musk secara sukarela menawarkan diri untuk mendonasikan spermanya. "Ia terus mendorong orang-orang di sekitarnya untuk memiliki anak, dan ia menyadari saya belum punya. Ia pun menawarkan diri," kata Zilis.
Zilis, yang telah berkarier sebagai pemodal ventura di Silicon Valley selama 15 tahun, pernah menjabat sebagai eksekutif di perusahaan milik Musk, yaitu Tesla dan Neuralink. Ia bergabung dengan OpenAI sebagai penasihat pada tahun 2016, tak lama setelah perusahaan tersebut didirikan, dan dari posisi itulah ia pertama kali bertemu dengan Musk.
Artikel Terkait
Pentagon Buka 160 Dokumen UFO Rahasia: Laporan Astronot Apollo hingga Rekaman Militer yang Bikin Penasaran
Skandal Gila Besar-Besaran: Ribuan Tentara Israel Dipecat Gara-Gara Gangguan Jiwa Akibat Perang Gaza, Data Sembunyi Demi Citra?
Survei Spanyol: 52,4% Warga Yakin AS dan Israel Kalah Telak Lawan Iran – Ini Buktinya!
Arab Saudi Menolak Keras AS! Penutupan Selat Hormuz Ancam Pasokan Minyak Global