Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar

- Sabtu, 09 Mei 2026 | 22:25 WIB
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar

Mengingat peran strategis Zilis di berbagai perusahaan Musk serta posisinya di OpenAI—di mana ia menjabat sebagai direktur dari tahun 2020 hingga 2023—ia menjadi saksi kunci dalam persidangan ini. Tim kuasa hukum OpenAI menduga bahwa Zilis membocorkan informasi internal perusahaan kepada Musk setelah ia meninggalkan OpenAI pada tahun 2018.

Zilis mengakui bahwa ia pernah menjalin hubungan asmara singkat dengan Musk sekitar satu dekade lalu. Namun, ia menegaskan tidak ada hubungan romantis apa pun di tahun 2020, tepat saat Musk pertama kali menawarkan diri untuk menjadi ayah dari anak-anaknya. Saat itu, Zilis sedang berjuang menghadapi masalah kesehatan yang mengubah rencana hidupnya. Sebelumnya, ia bercita-cita menjalani jalan hidup konvensional, yaitu menikah dan memiliki anak bersama pasangan.

Rencana awal Zilis tidak menghendaki Musk berperan sebagai ayah aktif bagi dua anak pertamanya. Keduanya sepakat untuk merahasiakan status Musk sebagai ayah biologis. Namun, kini situasi berubah. Musk justru berperan aktif dalam kehidupan keempat anak mereka, dan mereka menghabiskan waktu beberapa jam setiap minggunya layaknya sebuah keluarga.

Zilis mengungkapkan bahwa kesepakatan kerahasiaan dengan Musk menjadi alasan ia tidak memberitahu CEO OpenAI, Sam Altman, bahwa anak kembar yang ia lahirkan pada tahun 2021 adalah darah daging Musk. Ia baru memberi tahu Altman setahun kemudian, tepat saat ia mengetahui bahwa laporan Business Insider mengenai status Musk sebagai ayah biologis anak-anaknya akan segera dipublikasikan.

Meskipun demikian, Altman dan Presiden OpenAI, Greg Brockman, tetap menginginkan Zilis berada di jajaran dewan direksi perusahaan AI tersebut. Zilis menyatakan bahwa hubungan mereka bertiga tetap baik setidaknya hingga tahun 2023. "Kami memercayainya untuk menjaga agar konflik terkait Elon tetap terkendali," ujar Brockman. Zilis akhirnya mengundurkan diri dari dewan direksi pada Maret 2023, bertepatan dengan peluncuran xAI, perusahaan AI milik Musk yang menjadi pesaing langsung ChatGPT milik OpenAI.

Halaman:

Komentar