"Produk musik negara agresor (bisa) mempengaruhi sentimen separatis di masyarakat," menurut pernyataan itu, yang dikutip oleh anggota parlemen Yaroslav Zhelezniak di Telegram.
Verkhovna Rada (Dewan Tertinggi) juga memilih untuk melarang impor dan distribusi buku dan produk cetak lainnya dari Rusia, Belarus, dan wilayah Ukraina yang diduduki oleh separatis yang didukung Rusia.
Parlemen mengesahkan undang-undang terpisah untuk merangsang perkembangan penerbitan dan distribusi buku Ukraina.
Sumber: akurat.co
Artikel Terkait
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar