Namun, peringatan akan diteruskan melalui telepon atau komputer dan bukan melalui sistem berbagi data militer gaya AS, kata sumber.
pertemuan itu juga membahas bagaimana keputusan dapat dibuat tentang pasukan negara mana yang akan menanggapi insiden apa pun.
Pemahaman tersebut tidak mengikat, tetapi langkah ke depan adalah mendapatkan dukungan dari para pemimpin daerah untuk meresmikan sistem notifikasi dan melihat perluasan kerja sama.
Laporan tersebut mencatat bahwa KTT itu diatur setelah kelompok kerja rahasia dari perwakilan tingkat bawah.
Mereka meninjau berbagai skenario hipotetis tentang bagaimana negara mereka dapat bekerja sama untuk mendeteksi ancaman udara dan melawannya.
Komando Pusat AS tidak mengkonfirmasi pembicaraan yang terjadi Sharm el Sheikh. Demikian pula dengan Israel dan negara-negara Arab yang berpartisipasi.
Akan tetapi UEA dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa itu bukan pihak aliansi militer regional atau kerja sama yang menargetkan negara tertentu.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar