“Mereka memprovokasi kami. Saya harus memberi tahu Anda, tiga hari lalu, mungkin sedikit lebih lama, upaya untuk menyerang fasilitas militer di wilayah Belarusia dilakukan dari wilayah Ukraina,” katanya.
Menurut Lukashenko, serangan tersebut berhasil digagalkan. “Syukurlah, sistem anti-pesawat Pantsir berhasil mencegat semua rudal yang diluncurkan oleh angkatan bersenjata Ukraina,” ujar Lukashenko.
Lukashenko tidak memberikan bukti apa pun atas klaimnya terkait serangan ke fasilitas militer Belarusia. Kendati demikian dia menekankan, negaranya tidak menginginkan perang dengan Ukraina. Namun langkah tersebut siap ditempuh jika wilayah Belarusia diserbu.
Militer Ukraina belum memberikan keterangan resmi dalam merespons pernyataan Lukashenko. Belarusia adalah sekutu dekat Rusia.
Saat Moskow memutuskan menyerang Ukraina pada 24 Februari lalu, Belarusia membuka wilayahnya untuk dilintasi pasukan Rusia. Kendati demikian, menurut keterangan Lukashenko, hingga saat ini tidak ada pasukan dari negaranya yang ikut bertempur di Ukraina.
Sumber: m.republika.co.id
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!