"Beban Indonesia amat berat, khususnya pascaperang Rusia-Ukraina. Menjadikan sikap clear di barisan negara Barat terkait agresi Rusia," tambahnya.
Presiden Jokowi adalah satu-satunya pemimpin di Asia yang melakukan kunjungan ke Ukraina dan Rusia yang tengah berperang. Tentunya menjadi sesuatu hal yang patut diapresiasi.
Dalam situasi yang kurang menguntungkan bagi dunia saat ini, Indonesia menjadi Presidensi G20 dengan agenda KTT G20 pada November 2022 mendatang, memerlukan upaya-upaya keras untuk mensukseskan hajatan tersebut. Diharapkan situasi krisis antara Ukraina dan Rusia bisa terjembatani oleh kunjungan Jokowi ke dua negara tersebut.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Trump Klaim Khamenei Tewas, Iran Bantah: Simpang Siur yang Bikin Dunia Tegang!
Iran Serang Israel: Rudal Hantam Bnei Brak, AS Klaim Ratusan Personel Tewas di 14 Pangkalan
Citra Satelit Buktikan: Kediaman Rahasia Ali Khamenei Hancur Lebur Usai Serangan AS-Israel
40 Korban Tewas! Serangan Israel Hantam Sekolah Perempuan di Iran, Ini Faktanya