WHO mengatakan bahwa di Afrika, kasus muncul di negara-negara yang sebelumnya tidak terpengaruh.
"Tim saya mengikuti data dengan cermat," ujar Tedros.
"Saya berencana untuk mengadakan kembali komite darurat tentang epidemiologi saat ini dan evolusi wabah dan penerapan tindakan balasan."
Pada pertemuan 27 Juni, komite darurat mengatakan wabah cacar monyet belum menjadi darurat kesehatan global.
WHO mengatakan sedang bekerja dengan negara-negara dan produsen vaksin untuk mengoordinasikan pembagian vaksin, yang saat ini langka dan perlu dapat diakses oleh orang-orang yang berisiko tinggi.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Dubes Rusia Bongkar Fakta: AS & Israel Dituding Jadi Dalang Eskalasi Konflik Timur Tengah
Iran Bongkar Jaringan Mossad: 35 Agen Teroris & Senjata Diamankan, Begini Modus Operasinya!
Trump Buka Permanen Selat Hormuz: Benarkah Ada Kesepakatan Rahasia dengan China?
Ledakan Dahsyat di Kilang Geelong: Pasokan Bensin Australia Terancam Lumpuh?