Pabrik yang berada di di kota pelabuhan Mariupol itu menjadi benteng terakhir perlawanan yang terus-menerus dibombardir dengan tembakan senjata berat.
Kementerian itu dalam pengarahan hariannya mengatakan bahwa selama 24 jam terakhir, 771 gerilyawan dari resimen nasionalis Azov menyerah.
"Secara total, sejak 16 Mei, 1.730 gerilyawan telah menyerah, termasuk 80 orang terluka," tambahnya.
Kementerian merilis sebuah video yang menunjukkan tentara yang menyerah berjalan keluar dari pabrik, beberapa terlihat terluka dan yang lainnya menggunakan kruk.
Tentara Rusia menepuk mereka dan memeriksa tas mereka saat mereka keluar.
Kementerian mengatakan tentara yang terluka dibawa ke rumah sakit di wilayah yang dikuasai Rusia di Ukraina timur.
Artikel Terkait
Iran vs AS: Mural Mengerikan di Teheran & Ancaman Perang Total yang Bikin Dunia Cemas
Wali Kota Selamat dari Serangan RPG: Mobil Antipeluru Hancur, 3 Penyerang Tewas!
Yordania & UEA Bantu AS Serang Iran? Fakta Intelijen yang Bikin Merinding!
AS Kerahkan Pesawat Tempur & Tanker ke Perbatasan Iran: Ini Strategi Baru Trump?