Ia mengatakan sementara Ukraina melihat masa depan mereka bersama Uni Eropa, sejumlah standar perlu di beberapa bidang perlu dipenuhi. Seperti supremasi hukum dan lanskap ekonomi dan politik.
"Proses aksesi sangat tergantung pada bagaimana perilaku dan apa yang dilakukan kandidat, Ukraina ingin bergabung dengan Uni Eropa dengan harga apa pun artinya motivasinya besar untuk melakukan reformasi yang dibutuhkan," katanya.
"Kami akan memiliki pembiayaan bersama pembangunan kembali Ukraina, masuk akal dilakukan di saat yang sama untuk melakukan reformasi, contohnya melawan korupsi atau membangun supremasi hukum," tambah von der Leyen.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Serangan AS ke Iran Akhir Pekan Ini? Keputusan Trump yang Bisa Ubah Timur Tengah Selamanya
Vatikan Tolak Board of Peace Trump: Pilih PBB, Indonesia Malah Gabung, Ini Dampaknya!
Sara Duterte vs Marcos: Pertarungan Sengit Perebutan Kursi Presiden Filipina 2028 Sudah Dimulai
Ramadan di Ambang Krisis: Imam Al-Aqsa Ditahan, Israel Picu Ketegangan Baru di Yerusalem