Kritikannya berujung pada aksi pengawasan ketat terhadap bisnis-bisnis Ma. Setelah ramai hal tersebut, Ma mulai menghilang. Ia keliling dunia sambil belajar teknologi pertanian.
Oktober 2021, Ma berkunjung ke Spanyol untuk belajar tentang pertanian dan teknologi terkait masalah lingkungan. Ia juga berkunjung ke Belanda, Jepang hingga Thailand.
Di Jepang, dia menghabiskan waktu mempelajari perikanan dan budidaya tuna. Dalam perjalanan ke Thailand, Ma mengunjungi pabrik budidaya udang laut, lapor The Post.
Pada Juli 2022, dia mengunjungi sebuah universitas di Belanda untuk mempelajari cara meningkatkan produksi pangan berkelanjutan, mengikuti tur Eropa serupa tahun sebelumnya untuk memajukan minatnya pada pertanian.
Masuknya Ma dalam bisnis teknologi pertanian juga melalui proses panjang. Mei lalu, Jack Ma pernah jadi profesor tamu di Tokyo College. Di sana ia fokus pada pertanian berkelanjutan dan produksi pangan.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang