POLHUKAM.ID - Situasi konflik Israel-Palestina semakin memanas. Terbaru, Militer Israel melancarkan serangan udara ke wilayah Jalur Gaza, saat perang melawan Hamas.
Ratusan orang dilaporkan tewas akibat gempuran terbaru Israel tersebut. Merespons hal ini, Lembaga medis kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) akan mengirimkan tim medis spesialis untuk membantu para korban di Gaza Palestina.
Ketua Presidium MER-C Indonesia Dr. Sarbini Abdul Murad mengungkapkan bahwa Rumah Sakit Indonesia di Palestina hampir kewalahan menerima banyaknya pasien korban akibat serangan Israel.
Atas dasar itu, Dr. Sarbini mengatakan, RS Indonesia di Gaza mengalami kesulitan melakukan pengobatan dan tindakan operasi untuk semua korban.
Terlebih, jumlah dokter di Gaza juga sangat terbatas dan kelelahan menangani semua pasien. Sehingga, dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak baik bagi pelayanan korban dan juga bagi dokter itu sendiri.
"Obat-obat yang menyangkut dengan bedah, semakin lama semakin menipis, karena jumlah korban yang begitu luar biasa.
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!