POLHUKAM.ID - Situasi konflik Israel-Palestina semakin memanas. Terbaru, Militer Israel melancarkan serangan udara ke wilayah Jalur Gaza, saat perang melawan Hamas.
Ratusan orang dilaporkan tewas akibat gempuran terbaru Israel tersebut. Merespons hal ini, Lembaga medis kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) akan mengirimkan tim medis spesialis untuk membantu para korban di Gaza Palestina.
Ketua Presidium MER-C Indonesia Dr. Sarbini Abdul Murad mengungkapkan bahwa Rumah Sakit Indonesia di Palestina hampir kewalahan menerima banyaknya pasien korban akibat serangan Israel.
Atas dasar itu, Dr. Sarbini mengatakan, RS Indonesia di Gaza mengalami kesulitan melakukan pengobatan dan tindakan operasi untuk semua korban.
Terlebih, jumlah dokter di Gaza juga sangat terbatas dan kelelahan menangani semua pasien. Sehingga, dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak baik bagi pelayanan korban dan juga bagi dokter itu sendiri.
"Obat-obat yang menyangkut dengan bedah, semakin lama semakin menipis, karena jumlah korban yang begitu luar biasa.
Artikel Terkait
Joe Biden Meninggal 2019? Fakta Mengejutkan di Balik Klaim Epstein Files
Lavrov Bongkar Satanisme Elite Barat: Inikah Wajah Asli Deep State yang Terungkap dari Dokumen Epstein?
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?