Secara resmi, pemerintah China meminta warganya untuk merespons dengan tenang usai grup militan Hamas melancarkan serangan mendadak ke Israel. Serangan itu direspons Israel dengan serangan udara di jalur Gaza.
Namun, arahan tersebut tak sesuai dengan kenyataan di Weibo yang memiliki 600 juta pengguna. Banyak komentar bernada anti-Israel dan kemarahan atas penyerangan di jalur Gaza.
"Secara emosional: bersimpati pada rakyat Palestina. Posisi: memahami Israel. Politik: tak suka dengan Amerika Serikat. Fundamental: ingin semuanya damai. Kesimpulan: menentang perang artinya menentang Amerika Serikat," kata seorang warganet di Weibo.
Laporan Insider menyebut ada tiga hashtag paling populer di Weibo terkait konflik Israel-Hamas sudah menghimpun lebih dari 1 miliar view.
Salah satu postingan terpopuler mengemukakan dukungan ke Palestina.
"Orang normal akan mendukung Palestina. Sudah jelas bahwa Palestina berjuang untuk bertahan," kata postingan tersebut.
"Israel bisa memenangkan perang dengan bantuan Amerika Serikat. Namun, mereka tak akan mendapat dukungan dari orang-orang yang berpihak pada kebenaran," kata postingan populer lainnya.
Sumber: cnbc
Artikel Terkait
Joe Biden Meninggal 2019? Fakta Mengejutkan di Balik Klaim Epstein Files
Lavrov Bongkar Satanisme Elite Barat: Inikah Wajah Asli Deep State yang Terungkap dari Dokumen Epstein?
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?