POLHUKAM.ID - Militer Israel mengirim kapal perang bersenjata rudal ke Laut Merah pada hari Rabu (1/11/2023) setelah negara Yahudi itu diserang drone dan rudal jarak jauh oleh kelompok Houthi Yaman.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan Korvet kelas Saar dikirim ke Laut Merah sebagai bala bantuan.
Foto dan video yang disebarluaskan IDF menunjukkan Korvet kelas Saar berpatroli di dekat Pelabuhan Eilat di Laut Merah, yang dianggap Israel sebagai front baru ketika perang melawan Hamas berkecamuk di Gaza, Palestina.
Menurut IDF, sejumlah drone bersenjata dan rudal jarak jauh ditembakkan kelompok Houthi Yaman ke arah Israel pada Selasa malam. Namun rentetan ancaman udara itu dicegat di atas Laut Merah dekat Eilat.
IDF mengatakan tidak ada ancaman yang ditimbulkan terhadap warga sipil dan ancaman udara dari Yaman itu belum sempat memasuki wilayah Israel.
Tak lama setelah intersepsi drone dan rudal itu dilaporkan, Hezam Alasad, anggota biro politik milisi Houthi yang didukung Iran, memposting kata “Eilat” dalam bahasa Arab dan Ibrani di media sosial X.
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!