POLHUKAM.ID - Institut Prancis di Gaza terkena serangan udara Israel, tetapi tidak ada korban luka yang dilaporkan di antara staf di lokasi tersebut, kata Kementerian Luar Negeri Prancis pada Jumat, sementara kantor organisasi berita Agence France di Gaza- Presse (AFP) juga terkena dampaknya.
Kementerian Perancis menambahkan pihaknya telah meminta pihak berwenang Israel untuk menjelaskan alasan di balik serangan terhadap lembaga tersebut, dan menegaskan kembali “keprihatinan yang sangat kuat” atas jumlah korban sipil di Gaza.
Presiden Emmanuel Macron mengatakan kepada wartawan saat berkunjung ke Brittany bahwa Prancis mulai mengevakuasi warganya, dan Macron juga mengulangi seruannya untuk melakukan gencatan senjata kemanusiaan.
Pemerintah Perancis menambahkan pada hari Jumat bahwa 34 warga negara Perancis telah dievakuasi dari Jalur Gaza pada hari Jumat.
Artikel Terkait
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar