“Indonesia memiliki ZEE terbesar ketiga di dunia, dan terletak di jalur transportasi laut penting seperti Selat Malaka.
Dari sudut pandang logistik internasional Jepang, menjaga keamanan di sana adalah hal penting.
Namun sayangnya, lembaga-lembaga terkait yang fungsinya menjaga keamanan laut Indonesia tidak memiliki kapasitas yang cukup”, sambungnya.
Baca Juga: Jepang Baru Saja Merilis Fregat Mogami Ke-8, Sebuah Kapal Perang yang Diinginkan Indonesia
Proyek hibah ini adalah menyediakan satu kapal patroli berukuran besar untuk Bakamla dan akan dibangun di Jepang.
Sekali lagi Kementerian Luar Negeri Jepang tekankan, kehadiran kapal patroli ini adalah untuk memperkuat Bakamla menjalankan fungsinya.
Selanjutnya, pernyataan Jepang yang menyebut kekuatan Bakamla RI kurang memadai untuk jaga keamanan ada benarnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: zonajakarta.com
Artikel Terkait
Joe Biden Meninggal 2019? Fakta Mengejutkan di Balik Klaim Epstein Files
Lavrov Bongkar Satanisme Elite Barat: Inikah Wajah Asli Deep State yang Terungkap dari Dokumen Epstein?
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?