Militer Israel bereaksi atas pernyataan Hizbullah dengan mengembangkan rencana untuk menyerang Lebanon selatan guna mendorong kelompok tersebut ke utara menuju Sungai Litani.
Israel khawatir akan potensi serangan Hizbullah bakal terjadi seperti tanggal 7 Oktober lalu yang terjadi di daerah utara Israel.
Perwira militer senior Israel mengatakan kepada The Times bahwa karena kekhawatiran itu, doktrin Israel adalah membawa perang ke pihak lain.
Baca Juga: Praperadilan Mantan Ketua KPK Firli Bahuri Ditolak, Ini Penjelasan Hakim PN Jakarta Selatan
Diberitakan juga bahwa Conricus telah mengklaim bahwa tentara Israel telah menyetujui rencana dan menetapkan jadwal kesiapan serangan.
"Sama seperti kita sekarang membongkar Hamas di Gaza dan berupaya memastikan bahwa tidak akan ada ancaman militer terhadap warga Israel yang tinggal di Israel selatan, kita juga akan melakukan hal yang sama jika diperlukan terhadap Hizbullah,” kata Conricus.
Dalam wawancaranya bersama Russia Today, juru bicara Hizbullah, Haji Mohammad Afif, mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk mempertahankan laju perang saat ini.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: wowbabel.com
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!