polhukam.id - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarno Putri saat ini sedang melawat ke Eropa khususnya di Kota Roma, Italia. Mega dikabarkan akan menjado salah satu juri dalam Zayed Award for Human Fraternity.
Adapun penunjukan Megawati sebagai juri ini merupakan sebuah kehormatan besar dari Imam Besar Al Azhar, Grand Syaikh Ahmed Tayyeb. Putri sulung mantan Presiden Sukarno ini dianggap layak menjadi wakil kaum muslim hingga didapuk menjadi juri.
Selain alasan tersebut di atas, Duta Besar Indonesia untuk Tunisia mengungkap faktor lain yang membuat Megawati mendapatkan kehormatan tersebut. Grand Syaikh Ahmed Tayyeb begitu mengakui peran dan jasa Megawati.
Menurut Zuhairi yang akrab disapa Gus Mis, Imam Besar Al Azhar menilai sosok Megawati memiliki jasa yang begitu besar dalam memperjuangkan kaum wanita. Apalagi pemimpin sebuah partai di sebuah negara dengan mayoritas Muslim.
"Imam Besar Al Azhar memandang Ibu Megawati Soekarnoputeri sebagai sosok yang berjasa besar dalam memperjuangkan kaum perempuan, memimpin negara besar dengan mayoritas penduduknya Muslim," ujar Zuhairi, sebagaimana dikutip polhukam.id dari Antara.
Lebih lanjut Zuhairi menegaskan bahwa dengan jasa besar yang telah ditorehkan Megawati Soekarno Putri tersebutlah yang membuat Imam Besar Al Azhar mempercayakannya untuk mewakili kaum muslim.
Artikel Terkait
Joe Biden Meninggal 2019? Fakta Mengejutkan di Balik Klaim Epstein Files
Lavrov Bongkar Satanisme Elite Barat: Inikah Wajah Asli Deep State yang Terungkap dari Dokumen Epstein?
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?