Pada hari Jumat, Zelensky mengucapkan terima kasih kepada perdana menteri Belanda dalam sebuah postingan di X atas keputusan kabinetnya, dan menambahkan bahwa mereka juga membahas “kebutuhan militer Ukraina saat ini, termasuk artileri, drone, dan pertahanan udara.”
Negara UE mengirimkan jet F-16 untuk melatih pilot Ukraina
Baca selengkapnya Negara UE mengirimkan jet F-16 untuk melatih pilot Ukraina
Menurut Rutte, “sejumlah… kriteria juga masih harus dipenuhi sebelum pengiriman dapat dilakukan, termasuk persyaratan personel dan infrastruktur.” Perdana menteri juga mengakui bahwa negaranya belum mendapatkan izin ekspor dari AS.
Washington sudah lama enggan mempertimbangkan untuk memasok Kiev dengan jet tempur buatan Barat. Pada bulan Februari, Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa Ukraina tidak membutuhkan F-16 saat ini. “Tidak ada dasar yang masuk akal, menurut militer kita, saat ini untuk menyediakan F-16,” katanya.
Namun pada musim panas, posisi AS tampaknya telah berubah ketika Washington akhirnya memberikan izin kepada pilot Ukraina untuk berlatih dengan jet F-16 dan memberi isyarat bahwa mereka siap menyetujui pemindahan pesawat tersebut ke Kiev setelah pelatihan ini selesai.
Kiev telah mendorong negara-negara pendukungnya di Barat untuk memasok senjata yang semakin canggih sejak awal konfliknya dengan Moskow, dan memperlakukan senjata-senjata tersebut sebagai pengubah permainan dalam konflik tersebut. Zelensky secara khusus memuji pengumuman janji F-16 pada bulan Agustus sebagai hal yang “bersejarah, kuat, dan memotivasi.”
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: beritasenator.com
Artikel Terkait
Gedung Putih Lockdown! Penembakan Misterius Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas
Iran vs AS Baku Tembak di Selat Hormuz: 6 Kapal Militer Hancur, Trump Beri Perintah Evakuasi
Rudal Hoot Iran: Senjata Bawah Laut 200 Kg yang Bikin Kapal Musuh Hancur Sekejap
Blokade AS Gagal Total? Iran Buka Suara soal Skenario Perang di Selat Hormuz