BISNIS PEKANBARU - Setidaknya 201 warga Palestina telah terbunuh dan hampir 370 lainnya terluka oleh pasukan Israel dalam 24 jam terakhir di Gaza ketika serangan terhadap wilayah kantong yang terkepung itu mendekati minggu ke-12.
Pemboman di kamp pengungsi Bureij di Gaza tengah menewaskan sedikitnya delapan warga Palestina, termasuk anak-anak, pada hari Sabtu, 23 Desember 2023, sementara serangan lain di kamp Jabalia diyakini telah menewaskan puluhan lainnya.
Jumlah korban tewas di Gaza selama serangan selama 11 minggu tersebut telah mencapai 20.258 orang sementara 53.688 lainnya terluka, kata Kementerian Kesehatan Palestina pada hari Sabtu.
Baca Juga: Saham Toyota Tenggelam Setelah Alami Masalah Suspensi Daihatsu dan Keamanan Airbag
Ribuan jenazah diyakini masih terjebak di bawah reruntuhan di seberang jalur tersebut.
Dilansir dari Berbagai Sumber, dikatakan jika serangan Israel di Gaza “menjadi jauh lebih intens”.
Bahkan pemboman dan penembakan di bagian utara wilayah itu terus berlanjut ketika mayat-mayat ditemukan membusuk setelah pertempuran berhari-hari di wilayah tersebut.
Artikel Terkait
CIA Senjatai Milisi Kurdi untuk Iran: Benarkah Pemberontakan Baru Akan Dimulai?
Scott Ritter Bongkar Skema Jebakan Martir Iran: Kematian Khamenei Justru Permainan Akhir yang Jenius?
Militer AS & Nubuat Akhir Zaman: Benarkah Perang Iran Dianggap Jalan Turunnya Yesus?
Mengapa AS Bisa Kalah Perang Melawan Iran? Analisis Prof Jiang Xueqin yang Mengejutkan