Baca Juga: Peristiwa Tembak-Menembak Rohingya Terjadi di Negeri Jiran Malaysia: Beberapa Orang Menjadi Korban!
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka yang tidak diketahui identitasnya menyimpulkan bahwa ia adalah seorang etnis Rohingnya dengan catatan kriminal terkait pencurian dan perampokan sejak 2011 dan dipenjara tahun 2016 hingga 2017 karena tindakannya tersebut.
"Kami meyakini mereka juga terlibat dalam berbagai macam kasus kriminal sejak tahun 2011 tak hanya di Selangor tapi juga Kuala Lumpur, Negeri Sembilan, Pahang dan Penang", dia berkata.
Hussein mengatakan, sejak tahun 2011 hingga kini, geng kriminal tersebut diyakini telah mendalangi sedikitnya 50 kasus pembobolan rumah dan perampokan di enam negara bagian.
"Sepanjang tahun ini saja, kelompok ini mengatur 27 kasus perampokan yang salah satunya merugikan korban senilai 1.3 juta Ringgit Malaysia."
"Kasus terakhir di Selangor yang melibatkan komplotan ini terjadi pada 8 Desember lalu di Batang Kali, Hulu Selangor dimana tiga jam tangan Rolex dan dua jam tangan Hublot dicuri dengan kerugian 445.000 Ringgit Malaysia", ujarnya.
Baca Juga: Nasihat Paus Fransiskus Pada Perayaan Natal: Tuhan Yang Tidak Terbatas Menjadi Terbatas Demi Kita
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bogor.urbanjabar.com
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!