Baca Juga: Peristiwa Tembak-Menembak Rohingya Terjadi di Negeri Jiran Malaysia: Beberapa Orang Menjadi Korban!
Paus Fransiskus menyampaikan kegundahan hatinya, menurutnya pesan perdamaian Yesus ditenggelamkan oleh logika perang yang sia-sia di negara kelahirannya.
Dia mengatakan, “Malam ini, hati kita ada di Bethlehem, di mana Pangeran Perdamaian sekali lagi ditolak oleh logika perang yang sia-sia", ujar pemimpin Katolik itu.
Paus yang saat ini berusia 87 tahun tersebut mengatakan bahwa pesan Natal yang sebenarnya adalah rasa cinta dan perdamaian.
Dalam kesempatan tersebut, dia juga mendesak masyarakat untuk tidak terobsesi dengan kesuksesan duniawi dan konsumerisme.
Baca Juga: Dianggap Memicu Kiamat, Inilah Deretan Letusan Gunung Berapi Paling Mengerikan yang Tercatat dalam Sejarah
Dia juga membahas tentang sifat manusia yang terobsesi dengan pencapaian seperti kekuatan, kejayaan serta mengukur segala sesuatu berdasarkan angka, hasil serta kesuksesan.
Dia ingin di malam Misa tersebut semuanya kembali menghadirkan cinta dalam hati, “Malam ini, cinta mengubah sejarah,” ujarnya kepada jemaat.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bogor.urbanjabar.com
Artikel Terkait
Obama Bongkar Rahasia di Balik Ambisi Perang Netanyahu: Hasutan ke AS yang Berujung Petaka di Selat Hormuz
Iran Guncang Dunia! Aturan Baru Selat Hormuz: Kapal Asing Wajib Izin Khusus, Siap-siap Kena Dampak?
Iran Bantah Serang UEA, Tapi Beri Peringatan Keras: Jangan Jadi Pangkalan AS-Israel!
Trump Remehkan Iran: Hanya Punya Senjata Mainan, AS Siap Hancurkan Jika Langgar Gencatan Senjata