polhukam.id—Tahun 2023 memberikan sorotan yang tidak menyenangkan di Korea Selatan dengan lonjakan signifikan kejahatan seks digital.
Organisasi anti-kejahatan seks digital melaporkan bahwa lebih dari 240.000 foto dan video ilegal telah dihapus dalam kurun waktu satu tahun.
Artikel ini akan membahas dampak dramatis dari peningkatan kejahatan ini.
Termasuk juga langkah-langkah pemerintah, dan upaya perlindungan korban yang semakin ditingkatkan.
Baca Juga: Tampan-tampan Problematik! Ini Sederet Kontroversi Park Yoo Chun yang Memicu Kecaman Warganet
Menurut data dari Pusat Dukungan Korban Kejahatan Seks Digital, terdapat peningkatan yang mencolok dalam jumlah foto dan video ilegal yang diproduksi dan didistribusikan secara ilegal di Korea Selatan.
Dalam rentang waktu Januari hingga 20 Desember 2023, sebanyak 243.855 konten ilegal telah dihapus, hampir delapan kali lipat dari tahun sebelumnya.
Artikel Terkait
Trump Klaim Hancurkan Jembatan Iran: Ancaman Serang Infrastruktur Hingga ke Zaman Batu
Korban Israel-Iran Tembus 6.500 Jiwa: Data Mengejutkan dari Kemenkes Israel!
Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS Lagi: Benarkah Jet Siluman Terhebat AS Mulai Rontok?
Dubes Iran Peringatkan: Rudal Israel Tak Pilih Sunni atau Syiah, Saatnya Bersatu!