polhukam.id - Korea Selatan mengutuk serangan ratusan artileri Korea Utara yang ditembakan ke dekat dua pulaunya di perbatasan pada, Jumat (5/1).
Kementerian Pertahanan Korsel mendesak Korut untuk berhenti "memprovokasi" situasi dan memperingatkan Pyongyang untuk menunggu tanggapan Seoul atas aksi provokatifnya tersebut.
"Ini adalah tindakan provokatif yang mengancam perdamaian di Semenanjung Korea.
Baca Juga: Bukan Kembang Api, Ukraina Luncurkan Rudal ke Rusia
Segera hentikan tindakan ini dan kami akan mengambil tindakan yang tepat sebagai responsnya," bunyi pernyataan Kemenhan Korsel seperti dikutip AFP.
Korut menembakkan lebih dari 200 artileri ke pantai dekat wilayah Jangsan-got pada Jumat siang.
Korsel pun mendadak memerintahkan warganya yang tinggal di Pulau Yeonpyeong dan Pulau Baengnyeong di perbatasan untuk evakuasi diri.
Artikel Terkait
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar
Pentagon Buka 160 Dokumen UFO Rahasia: Laporan Astronot Apollo hingga Rekaman Militer yang Bikin Penasaran