polhukam.id - Korea Selatan mengutuk serangan ratusan artileri Korea Utara yang ditembakan ke dekat dua pulaunya di perbatasan pada, Jumat (5/1).
Kementerian Pertahanan Korsel mendesak Korut untuk berhenti "memprovokasi" situasi dan memperingatkan Pyongyang untuk menunggu tanggapan Seoul atas aksi provokatifnya tersebut.
"Ini adalah tindakan provokatif yang mengancam perdamaian di Semenanjung Korea.
Baca Juga: Bukan Kembang Api, Ukraina Luncurkan Rudal ke Rusia
Segera hentikan tindakan ini dan kami akan mengambil tindakan yang tepat sebagai responsnya," bunyi pernyataan Kemenhan Korsel seperti dikutip AFP.
Korut menembakkan lebih dari 200 artileri ke pantai dekat wilayah Jangsan-got pada Jumat siang.
Korsel pun mendadak memerintahkan warganya yang tinggal di Pulau Yeonpyeong dan Pulau Baengnyeong di perbatasan untuk evakuasi diri.
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!