Berbagai peristiwa dan kegiatan dilakukan di tempat ini sejak dulu. Di taman tersebut, sapi-sapi merumput, tentara melakukan latihan. Di tempat itu, tentara Inggris dahulu berkemah dan juga penjahat dihukum gantung. Presiden George Washington dan John Adams sempat menghabiskan waktu mereka di taman tersebut.
Sapi-sapi dilarang berada di taman tersebut sejak tahun 1830. Hanya hewan peliharaan anjing yang dapat dijumpai di sana sekarang.
Jim Brinning, seorang warga Boston, mengatakan, ia telah menyaksikan banyak aksi protes di taman tersebut selama satu dekade. "Saya kira, taman ini merupakan identitas kota Boston. Dalam berbagai hal ini melambangkan peluang di negara ini. Kita dapat tidak sepakat, namun kita menggunakan tempat umum," jelasnya.
Di musim panas, anak-anak bermain di dalam kolam air dan di musim dingin, ada arena seluncur es. Taman Boston Common adalah tempat orang lalu lalang. Sebanyak 40 ribu orang melewati taman tersebut setiap hari, atau sekitar tujuh juta orang setiap tahunnya.
Vizza dan timnya kini sedang bekerja sama dengan sejumlah anggota suku untuk membangun sebuah penghormatan yang tepat bagi mereka yang pertama kali merawat taman the Common. Mereka berharap dapat menyelesaikannya pada tahun 2026 ketika Amerika merayakan ulang tahunnya yang ke-250.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: krjogja.com
Artikel Terkait
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar