polhukam.id - Amerika Serikat dan Inggris telah melancarkan serangkaian serangan di Yaman terhadap pemberontak Houthi yang bersekutu dengan Iran, yang menargetkan pelayaran internasional di Laut Merah.
Kelompok Houthi, yang mendukung kelompok Palestina Hamas, menyebut serangan hari Jumat itu “biadab” dan dalam sebuah pernyataan mengancam bahwa “semua kepentingan AS dan Inggris telah menjadi 'target yang sah'.”
Pemberontak – yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman, termasuk ibu kota, Sanaa – juga berjanji akan terus menargetkan kapal-kapal yang terkait dengan Israel di Laut Merah.
Puluhan ribu warga Yaman berkumpul di beberapa kota untuk mengutuk serangan AS dan Inggris dan menegaskan kembali dukungan mereka terhadap Palestina.
Pemerintah Yaman yang didukung Saudi dan diakui secara internasional, menyalahkan Houthi atas serangan Inggris dan AS, dan mengatakan bahwa pemberontak memikul tanggung jawab karena menyeret Yaman ke dalam konflik dengan serangan mereka di Laut Merah.
Dilansir Aljazera, berikut ini adalah sejumlah reaksi internasional terhadap serangan tersebut.
Artikel Terkait
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar