Peskov mengatakan, pasokan persenjataan seperti itu tidak akan mendorong kepemimpinan Ukraina untuk melanjutkan pembicaraan damai yang terhenti.
Para pejabat Ukraina telah meminta sekutu untuk mengirimkan sistem rudal jarak jauh, dengan harapan dapat mengubah gelombang perang.
Sebelumnya, kantor berita Rusia, RIA Novosti mengutip Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov mengatakan, pengiriman senjata akan meningkatkan risiko perkembangan konfrontasi dengan Amerika Serikat.
"Setiap pengiriman senjata yang terus berlanjut, yang sedang meningkat, meningkatkan risiko perkembangan seperti itu," kata Ryabkov.
Sumber: m.republika.co.id
Artikel Terkait
Gedung Putih Lockdown! Penembakan Misterius Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas
Iran vs AS Baku Tembak di Selat Hormuz: 6 Kapal Militer Hancur, Trump Beri Perintah Evakuasi
Rudal Hoot Iran: Senjata Bawah Laut 200 Kg yang Bikin Kapal Musuh Hancur Sekejap
Blokade AS Gagal Total? Iran Buka Suara soal Skenario Perang di Selat Hormuz