Tidak ada informasi yang menunjukkan kapan video tersebut direkam.
Hamas sebelumnya telah mengeluarkan video serupa tentang sandera yang mereka sandera sejak 7 Oktober, ketika ribuan teroris membunuh 1.200 orang di Israel selatan dan menculik 240 orang dari segala usia.
Juga Hamas mengatakan sebelumnya pada hari Minggu bahwa mereka telah kehilangan kontak dengan beberapa sandera ketika pasukan Israel beroperasi di Gaza, dan menyatakan bahwa mereka mungkin terbunuh dalam proses tersebut.
"Nasib banyak sandera dan tahanan musuh menjadi tidak diketahui dalam beberapa pekan terakhir dan sisanya berada di terowongan yang tidak diketahui akibat agresi Zionis," kata juru bicara Hamas Abu Ubaidah dalam pernyataan yang disiarkan televisi pada 14 Januari 2024.
Baca Juga: Brigade Al Qassam Hamas Rilis Video Warga Israel yang Ditawan 2014: Masih Ingatkah Mereka?
"Kemungkinan besar, banyak dari mereka terbunuh baru-baru ini, sisanya berada dalam bahaya besar setiap saat dan kepemimpinan serta tentara musuh memikul tanggung jawab penuh," lanjutnya.
Abu Ubaidah menegaskan bahwa 'perundingan apa pun sebelum menghentikan agresi Israel tidak ada gunanya'.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: senayanpost.com
Artikel Terkait
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang