Baca Juga: Pilot British Airways Diculik, Diserang dan Dirampok Saat Transit di Afrika Selatan
Saat ini WNI khususnya pekerja migran sudah hidup aman di rumahnya masing-masing, termasuk di mess perusahaan, dan terus diawasi oleh KBRI.
"Memang benar, untuk memastikan keberadaan dan keamanan Kedubes RI selalu memonitor," ujar Andriana.
Ia mengatakan, pihaknya masih mencari tahu berapa jumlah pekerja migran yang ada di Papua Nugini dan apa kebijakan perusahaan pasca kerusuhan.
Baca Juga: Kabar Duka, Ibunda Maxime Bouttier Meninggal Dunia
"Kami juga memonitor dampak bagi pekerja migran yang tempat kerjanya dijarah dan dibakar," kata Andriana.
Kerusuhan terjadi di Port Moresby dan beberapa kota di Papua Nugini pada Rabu, 10 Januari 2024.
Kerusuhan terjadi setelah polisi dan pegawai negeri melakukan pemogokan karena pemotongan gaji hingga $100 (sekitar Rp 1,5 juta).
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: alonesia.com
Artikel Terkait
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar
Pentagon Buka 160 Dokumen UFO Rahasia: Laporan Astronot Apollo hingga Rekaman Militer yang Bikin Penasaran