HMS Chiddingfold menabrak HMS Bangor secara tidak sengaja ketika memundurkan kapal perang tersebut di perairan Bahrain.
Akibatnya lambung kapal perang HMS Bangor mengalami kerusakan cukup marah sehingga tidak bisa digunakan selama beberapa waktu yang belum bisa ditentukan.
Menurut sumber dari Kementerian Pertahanan, HMS Bangor dilengkapi dengan kendaraan bawah air tak berawak SeaFox yang menjelajahi dasar laut untuk mencari ranjau.
Kapal perang Inggris yang disiagakan di Laut Merah ini awalnya dimaksudkan untuk melindungi kapal kargo internasional yang berulang kali menjadi sasaran tembak Houthi Yaman.
Setidaknya sudah 30 kapal kargo dan tanker yang diserang oleh Houthi Yaman karena kapal-kapal tersebut tidak mau berbalik arah saat Houthi Yaman melindungi perairan mereka dari pendukung agresor Israel.
Houthi Yaman tidak mau menghentikan serangannya meskipun AS dan Inggris telah menyerang wilayah mereka secara langsung dan timbul korban.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: surabaya.jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang