Senjata nuklir taktis Amerika bisa menghasilkan ratusan kiloton. Beberapa hulu ledak milik Amerika dan Rusia berukuran 50 kali lebih besar dari bom Hiroshima.
“(Jika) 4.000 hulu ledak dipertukarkan antara AS dan Rusia dalam perang nuklir habis-habisan, negara-negara pemilik senjata nuklir terbesar akan menghancurkan sebagian besar kota-kota besar di negara-negara tersebut," jelasnya.
“Semua puing-puing tersebut akan tersedot keluar dari atmosfer. Hal ini akan menghalangi sinar matahari dari Bumi selama bertahun-tahun, sehingga menyebabkan lima miliar orang di seluruh dunia mengalami kelaparan karena persediaan makanan menurun drastis," urainya.
“Ini pada dasarnya berarti mereka yang selamat dari perang nuklir akan tinggal seluruhnya di belahan bumi selatan. Dan akan dipertanyakan apakah mereka akan bertahan hidup selama beberapa dekade berikutnya,” imbuhnya seperti dikutip dari Daily Express US, Rabu (24/1/2024).
Senjata nuklir dan perlombaan senjata yang sedang berlangsung dikutip oleh Buletin saat mereka menjelaskan keputusannya untuk menyetel Jam Kiamat pada 90 detik hingga tengah malam.
Alex Glaser dari Bulletin mengatakan: "Ketika kita menentukan waktu tahun lalu, ada kekhawatiran besar bahwa senjata nuklir dapat digunakan di Ukraina."
Baca Juga: Kerahkan Jet Tempur, AS dan Inggris Kembali Gempur Kelompok Houthi
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: harianmassa.id
Artikel Terkait
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang