Baca Juga: Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Berhasil Membongkar Kontainer Berisi Rokok Dengan Cukai Palsu
Ketua komite militernya, Laksamana Rob Bauer, mengatakan bahwa aliansi tersebut sedang mempersiapkan konflik dengan Rusia. Komentar serupa juga telah berulang kali terdengar dari pimpinan negara-negara NATO, lanjut Zakharova.
“Dengan cara ini aliansi ini mencoba untuk membenarkan keberadaannya di mata jutaan orang Eropa dan Amerika, serta agendanya untuk membendung Rusia, untuk membenarkan peningkatan belanja militer yang tidak masuk akal, dan, tentu saja, dengan cara tertentu mengalihkan perhatian publik. opini dan perhatian penonton dari kegagalan di bidang perang hibrida yang dilakukan oleh rezim Kiev terhadap negara kita,” kata diplomat itu.
Sebelumnya, Panglima Tertinggi Sekutu Eropa, Christopher Cavoli, mengumumkan bahwa latihan NATO terbesar dalam beberapa dekade terakhir, Steadfast Defender 2024, akan dimulai pada akhir Januari. Sekitar 90.000 personel militer dari negara-negara aliansi dan Swedia akan ambil bagian di dalamnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: beritasenator.com
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!