polhukam.id. Rencana Aliansi Atlantik Utara untuk mengadakan latihan militer Steadfast Defender 2024 di dekat perbatasan Rusia bersifat provokatif, meningkatkan risiko insiden militer dan dapat menimbulkan konsekuensi tragis bagi Eropa, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova dalam sebuah pengarahan.
“Manuver [Latihan Steadfast Defender 2024] secara terbuka bersifat provokatif. Selama beberapa bulan, kelompok pasukan berkekuatan 90.000 orang dari 31 negara anggota NATO, serta Swedia, akan secara aktif beroperasi di dekat perbatasan Rusia di wilayah Norwegia. ke Rumania. Langkah ini sengaja ditujukan untuk memperburuk keadaan. Hal ini meningkatkan risiko insiden militer dan pada akhirnya dapat menimbulkan konsekuensi tragis bagi Eropa," katanya.
Diplomat tersebut menekankan bahwa pihak Rusia "tidak memiliki rencana untuk menyerang negara-negara NATO."
Menurut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, NATO tidak menyembunyikan fakta bahwa selama latihan tersebut “tugas untuk mengusir ancaman Rusia” akan dilakukan.
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!