Sementara itu, Direktur Eksekutif Indodata Danis T.S. Wahidin menyatakan tokoh dengan elektabilitas yang tinggi perlu membuktikan bahwa mereka juga berdampak bagi masyarakat.
Elektabilitas justru menjadi cambuk bagi para elite untuk membawa aspirasi masyarakat dan membawa kepentingan bangsa.
“Karena elektabilitas bisa bergerak sangat cepat, yang lebih penting kinerja, apakah kinerja politik benar-benar dirasakan masyarakat, betul-betul emansipatoris membawa kepentingan masyarakat,” katanya.
“Baik Pak Ganjar, Pak Trimedya yang kemudian melontarkan kritik harus legawa membuka diri dan memberikan klasifikasinya, karena ruang publik adalah ruang dialektika, berhak untuk berpendapat, kontestasi gagasan. Ini menjadi ruang bagi semua pihak untuk memberikan klarifikasi,“ ujar Danis.
Dinamika internal partai harus terus mengingat muruah partai.
“Menjaga optimisme kebangsaan dan menjaga semangat kebangsaan untuk jadi lebih kuat dan baik dalam konteks PDIP adalah pro terhadap wong cilik, rakyat dan membumikan nilai-nilai yang digagas Bung Karno, nasionalisme, kebudayaan, kebersamaan, gotong royong. Ini saya kira perlu,” jelas Danis.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar