"Kami bersama-sama mencapai sesuatu yang sebelumnya tidak diyakini mungkin terjadi," ucap Thomas Hildebrandt, kepala departemen manajemen reproduksi di Institut Penelitian Kebun Binatang dan Margasatwa Leibniz.
Badak putih utara, yang meskipun dinamai berdasarkan warna abu-abu, awalnya berkeliaran bebas di beberapa negara di Afrika timur dan tengah. Namun, populasi mereka mengalami penurunan drastis karena perburuan yang meluas untuk mendapatkan culanya.
Baca Juga: MOTM Kemenangan Liverpool: Conor Bradley
Konsorsium BioRescue berupaya dengan cepat untuk menyelamatkan subspesies ini, dan bukti konsep tersebut memungkinkan mereka beralih secara aman ke teknologi transfer embrio untuk badak putih utara. ***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kaltenglima.com
Artikel Terkait
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar
Pentagon Buka 160 Dokumen UFO Rahasia: Laporan Astronot Apollo hingga Rekaman Militer yang Bikin Penasaran