"Kami bersama-sama mencapai sesuatu yang sebelumnya tidak diyakini mungkin terjadi," ucap Thomas Hildebrandt, kepala departemen manajemen reproduksi di Institut Penelitian Kebun Binatang dan Margasatwa Leibniz.
Badak putih utara, yang meskipun dinamai berdasarkan warna abu-abu, awalnya berkeliaran bebas di beberapa negara di Afrika timur dan tengah. Namun, populasi mereka mengalami penurunan drastis karena perburuan yang meluas untuk mendapatkan culanya.
Baca Juga: MOTM Kemenangan Liverpool: Conor Bradley
Konsorsium BioRescue berupaya dengan cepat untuk menyelamatkan subspesies ini, dan bukti konsep tersebut memungkinkan mereka beralih secara aman ke teknologi transfer embrio untuk badak putih utara. ***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kaltenglima.com
Artikel Terkait
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?
Iran Tolak Mentah-Mentah! Ini Alasan Pengayaan Uranium Tak Bisa Ditawar AS di Oman
Dokumen FBI Bocor: Ternyata Ini Peran Sebenarnya Jeffrey Epstein untuk Mossad