polhukam.id- Pada akhir pekan lalu, sebuah peristiwa tragis mengguncang Aracruz, Espirito Santo, Brasil, ketika seorang pria berusia 46 tahun, Magno Sergio Gomes, meninggal dunia setelah mengonsumsi ikan buntal yang ternyata beracun.
Kejadian ini menyoroti bahaya dan ketidakamanan yang mungkin timbul dari kurangnya pengetahuan dalam menangani spesies laut yang berbahaya.
Magno, yang sebelumnya tidak pernah membersihkan ikan buntal, menerima hadiah maut ini dari seorang teman yang tidak disebutkan namanya.
Baca Juga: Jejak Ular dan Tongkat: Asal-usul dan Makna Simbol Kedokteran
Meskipun asal-usul ikan tersebut belum jelas, Magno dan temannya nekat untuk mengolah ikan tersebut sendiri. Mereka membersihkannya, mengambil hati, dan memasaknya dengan perasan jeruk nipis.
Sayangnya, kurang dari satu jam setelah konsumsi ikan tersebut, Magno dan temannya mulai merasakan sakit yang parah. Myrian Gomes Lopes, saudara perempuan Magno, menggambarkan, "Magno mulai merasa mati rasa di mulutnya."
Dalam keadaan panik, Magno membawa dirinya sendiri ke rumah sakit, di mana kondisinya memburuk dengan cepat dan akhirnya mengalami serangan jantung selama delapan menit.
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!